Tuesday, 07 September 2010
Terima kasih atas kunjungan saudara ke website resmi YADA Institute; Saya berharap kunjungan ini membawa setiap saudara terlibat lebih jauh dan menjadi bagian dari YADA Institute, untuk bersama mengerjakan TRANSFORMASI PRILAKU SEKSUAL di Indonesia; Tuhan Yesus memberkati!
Advertisement
   
About YadaInstitute
The Founder
Visi Misi
Dasar Keyakinan
Latar Belakang
Our Program
Youth Confrence
Enrichment Program
Partnership
Radio Program
Opening Eyes

   
From Sensuality to Sanctity PDF Print E-mail
Written by Dr.Andik Wijaya, MRepMed   
Pada tahun 1948 Alfred C. Kinsey menerbitkan buku berjudul Sexual Behavior and Human Male. Buku inilah yang menggerakkan suatu perubahan besar dalam prilaku seksual manusia pada zaman itu bahkan sampai hari ini, perubahan besar tersebut dikenal sebagai Sexual Revolution.

Mengapa sebuah buku bisa mengubah prilaku jutaan manusia, bahkan mungkin milyaran manusia? Saya melihat ada dua hal yang menyebabkan Kinsey’s Report memiliki impact yang begitu dramatic dalam kehidupan manusia.


Pertama, Kinsey’s Report diterbitkan pada tahun 1948, 3 tahun setelah bom atom diledakan di Hirosima dan Nagasaki. Keputusan Harry S. Truman bersama para sekutunya untuk menjatuhan bom atom di Jepang, dianggap suatu keberhasilan yang luar biasa. Keberhasilan untuk mengakhiri semua penderitaan akibat perang dunia ke-2, terlepas dari kenyataan bahwa bom atom tersebut membakar habis kota Hirosima dan Nagasaki beserta seluruh penghuninya termasuk wanita, dan anak-anak. Dibalik ‘keberhasilan’ itu ada pesan ikutan yang diam-diam menyelinap kedalam pikiran banyak orang yaitu, ilmu pengetahuan ‘terbukti’ bisa diandalkan, ‘Science is reliable’. Pesan ikutan lain, manusia bisa menentukan hidupnya sendiri dan tidak perlu lagi bergantung pada Allah. Faith Statement yang terdapat dalam American Dollar, In God We Trust , segera menjadi slogan kosong yang tidak lagi punya makna. Dalam situasi semacam itulah, buku Sexual Behavior and Human Male yang di klaim sebagai hasil ‘Scientific Research’ diluncurkan. Masyarakat yang terlanjur mengagungkan ilmu pengetahuan dan menolak Allah, dengan cepat menerima semua isi buku tersebut tanpa pertanyaan kristis sedikit pun. Mereka tidak mempertanyakan kredibilitas Kinsey yang adalah Zoologist, ahli ilmu binatang yang kemudian menyeberang masuk dalam wilayah medis, wilayah pengetahuan tentang manusia.

Kedua, pikiran manusia adalah final battle, siapa yang bisa memenangkan pertempuran dalam pikiran manusia mereka akan menjadi pemenang. Sejak awal sejarah kehidupan manusia hal ini sudah terbukti. Iblis memenangkan peperangan dalam pikiran Hawa, dan dia bisa mentaklukkan manusia untuk mengikuti apa yang dikehendakinya. Kinsey ‘berhasil’ memenangkan peperangan dalam pikiran manusia, dan selama 60 tahun setelah itu seluruh kebudayaan manusia didominasi oleh sensuality culture.

Dalam situasi seperti inilah terdengar Prophetic Message untuk kita semua:
Roma 12 : 2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Allah menginginkan kita mengetahui kehendakNya, apa yang baik, yang berkenan kepadaNya dan yang sempurna. Firman ini telah menjadi suara Nafiri untuk memanggil laskar Allah untuk berperang. Setiap anak Tuhan yang mendengar Firman Tuhan ini harus melakukan dua hal dalam hidupnya.

Pertama, janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini. Suatu perintah untuk TIDAK hidup mengalir dalam arus zaman. Dare to be Difference, suatu keberanian untuk membangun gaya hidup yang berbeda, suatu keberanian untuk meninggalkan Sensuality Culture, dan membangun Sanctity Culture.

Kedua, berubahlah oleh pembaharuan budimu, transformed by the renewing of your mind. Suatu perintah untuk mengalami transformasi dalam akal budi. Transformasi sejati dimulai BUKAN dari publict policy, transformasi sejati dimulai dari akal budi, jauh didalam pusat pikiran - akal budi manusia. Transformasi selalu dimulai dari pribadi yang mentaklukkan pikirannya, akal budinya dibawah otoritas Firman Tuhan. Ini adalah Challenge to be Changed , suatu tantangan untuk rela diubahkan. Diubahkan dalam suatu perubahan yang radical seperti seekor ulat yang mengalami metamorfosa menjadi kupu-kupu, suatu perubahan dari kehidupan yang men-jijik-kan seperti ulat menjadi kehidupan yang penuh keindahan seperti kupu-kupu. From poisoned to passionate, dari suatu kehidupan yang meracuni banyak orang menjadi kehidupan yang menyemangati banyak orang. From Lust to Love, dari kehidupan yang penuh nafsu menjadi kehidupan yang penuh kasih. Ini adalah perubahan yang radikal, inilah TRANSFORMASI.

Dimanakah posisi saudara dalam movement ini? Are you Dare to be Difference ;Beranikah saudara meninggalkan Sensuality Culture, dan bersama membangun Sanctity Culture. (draw)
Last Updated ( Friday, 13 June 2008 )
 
< Prev   Next >


All logos and trademarks in this site are property of their respective owners. Originally from RejuviNet.com and Redesigned by Jpermata WEB Indonesia 2008.

     
ShoutBox